top of page

Rekomendasi Software Gratis Untuk Arsitek dan Mahasiswa

Pekerjaan arsitek dan mahasiswa arsitektur tentu ngga bisa lepas dari penggunaan software atau perangkat lunak. Beberapa software arsitektur dan desain harganya memang cukup mahal. Kalo kamu punya budget untuk membelinya, tentu tidak masalah. Tapi bagaimana jika belum mampu? Tenang aja, banyak banget software gratis dan legal yang bisa kamu miliki sebagai alternatif pengganti software yang mahal tadi. Nah, kalo kamu lagi bingung nyari software gratis dan legal untuk kebutuhan desain, berikut ini rekomendasinya.


LibreCAD adalah aplikasi open-source desain 2D berbasis CAD (computer-aided design) yang tersedia untuk sistem operasi Linux, MacOS, dan Windows. Interface nya mirip dengan AutoCAD meskipun lebih sederhana, sehingga lebih mudah digunakan bagi para pengguna yang sudah pernah mengoperasikan AutoCAD sebelumnya. Tools dasar seperti line, rectangle, circle yang ada di LibreCAD pun mirip dengan AutoCAD. Dengan sedikit adaptasi, para pengguna AutoCAD sebelumnya nggak akan menemui kendala ketika mengoperasikan software ini.

Software arsitektur gratis
Detail arsitektur di LibreCAD. Image by Adityuwana

Semua anak arsi pasti udah tau software yang satu ini. Selain versi berbayar, SketchUp juga nyediain versi gratis, namanya SketchUp for Web. Karena gratis dan tidak untuk komersil, kamu dapat menggunakan SketchUp for Web untuk belajar membuat 3D modeling tanpa harus mengeluarkan duit. Sesuai dengan namanya yang ada embel-embel 'web' nya, software ini adalah aplikasi berbasis web (web-based application), yang artinya, kamu bisa menggunakan SketchUp for Web melalui browser seperti Chrome di PC kamu. Karena berbasis web, kamu bisa mengaksesnya dimana saja dengan device atau gadget yang memiliki browser (semua device pasti punya browser sih). Yang kamu perlukan hanya akses internet dengan kecepatan yang direkomendasikan sebesar 10 Mbps. SketchUp juga menyediakan penyimpanan online sebesar 10 GB, gratis. So, buat kamu yang pengen belajar membuat 3D, software ini bisa menjadi pilihan.

Software arsitektur gratis
Desain rumah di Sketch Up for Web. Image by Adityuwana

Inkscape adalah software desain open-source berbasis vektor sebagai alternatif aplikasi desain berbayar seperti CorelDraw dan Adobe Illustrator. Tampilan antar mukanya sederhana dan tools nya mudah dipelajari, sehingga menjadikannya pilihan sempurna baik untuk para pemula yang baru mengenal desain grafis, atau untuk para desainer dan ilustrator yang mencari program desain vektor gratis untuk pekerjaan digital. Pekerjaan grafis seperti membuat logo, presentasi, dan konsep desain, semuanya saya lakukan di software ini. Adapun kekurangan software ini adalah tidak cocok untuk penerbitan dan percetakan karena tidak memiliki mode warna CMYK sehingga dapat menyebabkan perbedaan warna yang besar ketika dicetak. Tapi kalo hanya untuk penggunaan digital, Inkscape sudah sangat mumpuni.

Software arsitektur gratis
Konsep desain di Inkscape. Image by Adityuwana

GIMP adalah software editor grafis open-source berbasis layer yang digunakan untuk memanipulasi gambar (retouching), pengeditan gambar, menggambar bebas, transcoding antara format file gambar yang berbeda, dan beberapa pekerjaan lainnya. Software ini berfungsi sama dengan Adobe Photoshop. GIMP juga memiliki tools yang cukup lengkap, seperti Airbrush, Pencil, Clone, dan Brush. GIMP adalah software editing gambar yang cukup powerfull, sama halnya dengan software editing lainnya. Jika mau menginvestasikan waktu untuk mempelajarinya, software ini bisa menjadi alat yang sangat bagus untuk berkarya.

Software arsitektur gratis
Tampilan GIMP untuk macOS. Source: fileinfo.com

Software open source untuk membuat modeling, rendering, dan animasi 3D. Blender adalah salah satu software 3D yg sangat powerfull dengan fiturnya yang lengkap, dan terutama, gratis!! Blender dapat digunakan oleh para pengguna pemula dan lanjutan. Blender dapat melakukan banyak hal, juga dilengkapi dengan kompatibilitas yang tinggi untuk mengimpor objek 3D dengan ekstensi yang beragam seperti DAE, OBJ, dan sebagainya. Pada setiap pembaruan, tools yang dapat digunakan terus bertambah. Karena cross-platform, Blender bisa dijalankan di Windows, Mac, atau Linux. Seiring berjalannya waktu, Blender menjadi makin baik dan jadi pilihan yang lebih populer diantara para profesional dan korporasi khususnya perusahaan dengan tim kecil.

Software arsitektur gratis
Membuat 3D sederhana di Blender. Image by Adityuwana

Kalo kamu suka editing video dan pengen software premium yang gratis, pake aja DaVinci Resolve. DaVinci Resolve digunakan oleh para profesional di Hollywood, dan kamu bisa menggunakan software yang sama dengan yang mereka pakai. Software ini dilengkapi dengan fitur yang lengkap. Selain mengedit video, kamu juga bisa mengedit audio, mengoreksi warna, memberikan visual effect, motion graphic, dan audio post production. Digunakan oleh banyak editor pemula maupun profesional. Hanya saja, software ini cukup berat sehingga membutuhkan PC dengan spesifikasi menengah ke atas.

Software arsitektur gratis
Tampilan editing DaVinci Resolve. Source: blackmagicdesign.com

LibreOffice merupakan salah satu aplikasi alternatif untuk Microsoft Office dan tersedia untuk Linux, Windows, dan macOS. LibreOffice kompatibel dengan software office lainnya, termasuk Microsoft Office, melalui fitur impor/ekspor. Format berkas Microsoft Office didukung dengan sangat baik, apalagi pada versi terbaru yang membawa peningkatan pada format dokumen docx, xslx, dan pptx, meskipun perlu beberapa penyesuaian dalam fitur tata letak dan format atribut.


Untuk kamu pengguna Mac, software iWork sudah lebih dari cukup. Software ini bisa melakukan hampir segala hal yang kamu butuhkan, mulai dari membuat artikel atau laporan di Pages, membuat perhitungan RAB di Numbers, atau membuat portofolio desain menggunakan Keynote. iWork juga tersedia di iPadOS sehingga cocok buat kamu yang mobilitasnya tinggi. Kamu bisa mendapatkannya gratis dan langsung siap pakai di perangkat Mac yang kamu beli.

Software arsitektur gratis
Membuat portofolio desain di Keynote iWork. Image by Adityuwana

Tambahan:

Software ini ngga gratis, tapi harganya cukup terjangkau yakni $39.99 (Rp 129.000 untuk versi mobile). Untuk kamu pengguna Mac dan pengen nyari aplikasi pengganti Photoshop, saya merekomendasikan software ini. Kenapa saya masukkan software ini sebagai tambahan? Seperti kebanyakan orang yang telah menggunakan Photoshop, tentu ada yang merasa kesal ketika Adobe beralih ke model berlangganan yang harganya cukup mahal, termasuk saya. Ketika mencari software pengganti, Pixelmator adalah jawabannya. Interface dan perintahnya cukup intuitif dan mirip dengan Photoshop. Kebutuhan editing foto, manipulasi digital dan pekerjaan lainnya terakomodir dengan baik, sangat mudah digunakan, dan tentu saja harganya pun tepat. Saya sangat merekomendasikannya.

Software arsitektur gratis
Pixelmator untuk editing foto. Image by Adityuwana

Berbagai alternatif software diatas tentunya memberikan kita pilihan untuk memiliki software gratis dan legal. Semoga postingan ini bisa jadi bahan referensi kalau kamu lagi bingung mau pake software apa untuk mendesain dan mengerjakan proyek arsitektur.

201 tampilan

Postingan Terkait

Comments


bottom of page